KPK Lelang Barang Sitaan 17 September 2025: Dari Pabrik Rp60 Miliar hingga Baju Sutra Rp5.700

KPK Lelang Barang Sitaan 17 September 2025: Dari Pabrik Rp60 Miliar hingga Baju Sutra Rp5.700
Ilustrasi KPK Lelang Barang Sitaan 17 September 2025: Dari Pabrik Rp60 Miliar hingga Baju Sutra Rp5.700/Pixabay

KABAR JAWA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang 83 lot barang sitaan pada 17 September 2025 di 11 KPKNL. Nilai aset mencapai Rp166 miliar, mulai dari pabrik hingga baju sutra murah.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuka pelelangan barang sitaan dari kasus korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap.

Lelang akan digelar serentak pada 17 September 2025 di 11 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di seluruh Indonesia, dengan total nilai aset lebih dari Rp166 miliar.

Aset Paling Mahal dan Paling Murah

Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto, menjelaskan bahwa barang yang dilelang bervariasi. Nilainya pun beragam, dari puluhan miliar rupiah hingga hanya ribuan rupiah.

Salah satu aset terbesar adalah pabrik di Jalan Raya Parung, Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, dengan harga limit Rp60,68 miliar dan uang jaminan Rp30 miliar.

Aset ini terkait perkara korupsi pengadaan alat pelindung diri (APD) Covid-19 oleh terpidana Satria Wibowo.

Sebaliknya, barang termurah berupa kemeja lengan panjang berbahan kain sutra yang dilelang seharga Rp5.700 dengan uang jaminan Rp2.500. Barang ini berasal dari perkara hukum Liberatel Arip, pedagang yang pernah bersengketa dengan PT Perhutani di Jawa Tengah.

Aset dari Kasus Pejabat hingga Mantan Kepala Daerah

Sebagian besar barang yang dilelang berupa tanah dan bangunan. Dari perkara Jopi Oktadisa, seorang ASN di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJK) Kementerian Perhubungan, tercatat ada sembilan aset, terdiri atas empat properti di Jakarta, empat di Purwokerto, dan satu di Bogor.

Nama Tagop Sudarsono Soulisa, mantan Bupati Buru Selatan, juga kembali muncul. Ia terjerat kasus tindak pidana pencucian uang, dengan lima unit apartemen yang kini dilelang. Dua di antaranya berada di Menara Jakarta, satu di Green Central City, sementara sisanya tersebar di Bogor.

Selain itu, mantan Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan, menyumbang tiga rumah mewah, termasuk satu properti di kawasan elit Jakarta Selatan.

Ada pula belasan lot emas, perhiasan, serta kendaraan dari perkara Rahmad Fajar, mantan pejabat proyek jalan di Kalimantan.

Tidak ketinggalan, Fitria Nengsih, mantan Kepala BPKAD Kabupaten Meranti, juga masuk daftar dengan lima lot emas dan perhiasan yang siap dilelang.

Pelelangan Serentak di 11 Lokasi

Kegiatan lelang dilaksanakan secara daring melalui situs resmi lelang.go.id, namun beberapa lokasi juga membuka kesempatan aanwijzing atau penjelasan barang sebelum pelelangan.

Proses aanwijzing dijadwalkan pada 11 September 2025 pukul 09.00–15.00 WIB di 11 KPKNL, termasuk di Rupbasan KPK, Jakarta.

Adapun lokasi lelang meliputi:

  • KPKNL Jakarta III (Gedung Merah Putih KPK)
  • KPKNL Bogor
  • KPKNL Bandung
  • KPKNL Bekasi
  • KPKNL Cirebon
  • KPKNL Denpasar
  • KPKNL Lahat
  • KPKNL Pekanbaru
  • KPKNL Purwokerto
  • KPKNL Samarinda
  • KPKNL Tangerang I

Total Nilai Aset

Berdasarkan catatan KPK, KPKNL Jakarta melelang 46 lot senilai Rp47,6 miliar. Namun, nilai aset terbesar berasal dari KPKNL Bogor, dengan total Rp75,2 miliar, berkat pabrik milik Satria Wibowo.

Sementara lokasi lain memiliki nilai bervariasi, seperti KPKNL Denpasar dengan satu lot bernilai Rp18 miliar, dan KPKNL Cirebon dengan tiga lot senilai Rp7,5 miliar.

Daftar Kasus Penyumbang Lelang

Beberapa perkara yang menyumbangkan aset dalam lelang kali ini antara lain:

  • Kasus suap pejabat pajak oleh Angin Prayitno Aji
  • Perkara tindak pidana korupsi oleh Sahat Tua Simanjuntak, eks Wakil Ketua DPRD Jawa Timur
  • Kasus reklamasi dengan terdakwa Muhammad Sanusi
  • Pengadaan proyek di SMKN 7 Tangsel oleh Agus Kartono
  • Kasus tindak pidana pencucian uang oleh Tagop Sudarsono Soulisa
  • Kasus APD Covid-19 oleh Satria Wibowo
  • Perkara pengadaan jalan di Kalimantan Timur oleh Rahmad Fajar
  • Kasus BPKAD Meranti oleh Fitria Nengsih
  • Serta puluhan perkara lainnya dari mantan bupati, pejabat kementerian, hingga swasta.

Mekanisme Lelang

Mungki Hadipratikto menegaskan bahwa peserta lelang harus menyetorkan uang jaminan terlebih dahulu sesuai dengan barang yang diminati. Jika peserta menang, uang jaminan tersebut akan dipotong dari harga akhir, dan sisanya wajib dilunasi maksimal lima hari kerja. Jika tidak dilunasi, uang jaminan hangus dan masuk ke kas negara.

Pemenang akan diumumkan pada hari yang sama, dan informasi pelunasan akan dikirim melalui surat elektronik maupun aplikasi pesan instan. Setelah pembayaran selesai, barang akan diserahkan kepada pemenang.

Lelang aset sitaan KPK pada 17 September 2025 menghadirkan beragam barang, dari pabrik bernilai puluhan miliar rupiah hingga kemeja sutra seharga ribuan rupiah.

Total ada 83 lot dari 27 perkara berbeda yang dilepas ke publik. Bagi masyarakat, ini menjadi kesempatan langka untuk memperoleh barang dengan harga menarik sekaligus mendukung upaya pemberantasan korupsi.

***

https://kabarjawa.com/wp-content/uploads/2025/09/verdict-3667391_1280.webp
News
Berita
News Flash
Blog
Technology
Sports
Sport
Football
Tips
Finance
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Kekinian
News
Berita Terkini
Olahraga
Pasang Internet Myrepublic
Jasa Import China
Jasa Import Door to Door