
KABARJAWA– Pemerintah Kota Yogyakarta mengambil langkah berani. Mulai akhir tahun ini, bus pariwisata tidak lagi bisa bebas melintas hingga pusat kota.
Pemkot menegaskan, Terminal Giwangan akan disulap menjadi pusat transit modern dengan fasilitas Tempat Khusus Parkir (TKP) bagi bus pariwisata.
Dari terminal itu, wisatawan akan diantar menuju Malioboro, Titik Nol, hingga pusat heritage menggunakan bus shuttle.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengungkapkan kebijakan ini bukan sekadar penataan lalu lintas, tetapi strategi besar menyelamatkan wajah kota sekaligus menghidupkan kawasan selatan.
Ia menegaskan, Pemkot tidak ingin membiarkan jantung kota semakin macet akibat rombongan bus pariwisata yang masuk tanpa kendali.
“Mulai akhir tahun ini kami membersihkan Terminal Giwangan. Sebagian bus pariwisata akan masuk Giwangan dan transit di sana. Wisatawan akan berganti shuttle untuk masuk ke Malioboro, Titik Nol, dan kawasan dalam kota,” tegas Hasto.
Renovasi Terminal Giwangan, Hidupkan Kembali Kios yang Mati Suri
Rencana besar ini tidak hanya soal menata parkir bus. Pemkot juga menyiapkan renovasi 68 kios di area TKP Giwangan.
Kios-kios yang lama mati suri itu akan dibangkitkan kembali agar ikut menggerakkan roda ekonomi warga.
“Oktober sampai Desember kami bersihkan sekaligus renovasi kios. Kalau kios hidup kembali, saya yakin bisa ngrejekeni (memberikan rezeki) bagi masyarakat sekitar,” ungkap Hasto.
Ia menegaskan, penataan Terminal Giwangan menjadi bagian dari upaya nyata menghidupkan kawasan selatan Kota Yogyakarta.
Wilayah ini menyimpan potensi besar, mulai dari cagar budaya Kotagede dengan kerajinan peraknya hingga Taman Budaya Embung Giwangan yang belum tergarap maksimal.
“Selatan Jogja harus hidup. Anggaran memang tidak besar, tetapi konsentrasi kami jelas. Kami wujudkan dengan tindakan nyata,” lanjut Hasto.
Strategi Besar Mengurai Macet dan Menata Wajah Kota
Rencana penataan ini dipandang sebagai strategi besar Pemkot Yogyakarta untuk mengurai kepadatan lalu lintas di pusat kota, khususnya kawasan wisata Malioboro.
Selama ini, rombongan bus pariwisata yang masuk langsung ke Malioboro kerap menimbulkan kemacetan parah dan merusak kenyamanan wisatawan.
Dengan sistem transit di Giwangan, Pemkot meyakini wajah kota akan lebih ramah, tertib, dan nyaman.
Wisatawan tetap bisa menikmati Malioboro tanpa harus berdesakan dengan bus-bus besar yang parkir sembarangan.
“Ini momentum bagi Kota Yogyakarta untuk menata wajah pariwisata. Dengan Terminal Giwangan sebagai pusat transit, kami menjaga keseimbangan antara arus wisatawan dan kenyamanan kota,” pungkas Hasto.
PUPKP Siapkan Anggaran Rp 2,8 Miliar
Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta memastikan rencana renovasi berjalan dengan matang.
Kepala Bidang Penataan Bangunan PUPKP, Fakhrul Nur Cahyanto, menyebut total lahan yang akan dikerjakan seluas 3.500 meter persegi.
“Pekerjaan meliputi perbaikan saluran drainase, rehabilitasi kios, dan perbaikan jalan serta paving di area parkir. Sebagian jalur putar kendaraan akan dicor beton agar lebih kuat, sedangkan area lain tetap menggunakan paving. Kami juga menambah penerangan jalan umum agar terminal lebih nyaman dan aman,” jelas Fakhrul, Senin (8/9/2025).
Renovasi besar ini mengandalkan dana dari APBD Kota Yogyakarta 2025 dengan pagu sekitar Rp 2,8 miliar.
Fakhrul memastikan anggaran itu cukup untuk mengubah wajah Terminal Giwangan menjadi pusat transit pariwisata modern.
Saat ini, paket pekerjaan sudah masuk tahap lelang elektronik. Fakhrul optimistis kontrak dengan pemenang lelang bisa diteken minggu depan.
Dengan demikian, proyek fisik dapat dimulai pertengahan September dan selesai sebelum akhir Desember.
“Kami yakin sisa waktu yang ada masih aman. Target kami pekerjaan rampung tepat waktu agar bisa langsung difungsikan untuk mendukung sistem transportasi pariwisata Yogyakarta,” ujar Fakhrul.
https://kabarjawa.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG_20250909_125538_020.webp
News
Berita
News Flash
Blog
Technology
Sports
Sport
Football
Tips
Finance
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Kekinian
News
Berita Terkini
Olahraga
Pasang Internet Myrepublic
Jasa Import China
Jasa Import Door to Door

