Padhang Bulan Fest 2026 di JEC 19-20 September: 18 Lembaga Bersatu, Hadirkan Kajian dan Syiar Islam

Padhang Bulan Fest 2026 di JEC 19-20 September: 18 Lembaga Bersatu, Hadirkan Kajian dan Syiar Islam

Kabarjawa – Ada pemandangan yang tidak biasa setiap kali gelaran Padhang Bulan menyapa masyarakat Yogyakarta. Di saat banyak perhelatan kagamaan dihiasi deretan banner berjejeal logo lembaga pendukung, perhelatan ini justru memilih jalan sebaliknya.

Sebanyak 18 organisasi, komunitas dakwah, pengurus mesjid, hingga pondok pesantren melebur sepenuhnya tanpa membawa identitas atau bendera kelompok masing-masing.

Langkah menurunkan ego kelembagaan inilah yang membuat Padhang Bulan Fest 2026 kerap dijuluki sebagai “Hari Raya” bagi para pegiat syiar di Tanah Mataram.

Masuk ke tahun keempat penyelenggaran, perhelatan ini memuncak pada hari Sabtu dan Ahad, 19-20 September 2026 di Jogja Expo Center (JEC) dari pukul 08.00 hingga 23.00 WIB, dapat diakses masyarakat melalui link pendaftaran yang sudah disediakan.

Keunikan dari Padhang Bulan Fest tidak hanya berhenti pada ketiadaan logo di baliho. Sinergi dari 18 lembaga ini juga diwujudkan dalam aksi nyata penopang gerakan dakwah jangka panjang.

Seluruh penggalan dana, infak, serta donasi yang terkumpul sepanjang festival akan dibagi merata untuk mendanai program -program keumatan dari belasan lembaga tersebut selama satu tahun kedepan.

Penasehat Padhang Bulan Fest 2026, Ustadz Salim A. Fillah, mengungkapkan bahwa momen ini hadir agar semua elemen gerakan bisa duduk berdampingan, saling mengyongkong, dan bergandengan tangan tanpa saling menggulkan almamater.

Prinsip ini dipertegas oleh Ketua Umum Panitia, M. Akhid Subiyanto, yang memimpin sekitar 500 relawan lapangan demi memastikan operasional acara berlangsung nyeman bagi puluhan ribu pengunjung.

Pesan Falsafah Jawa di Balik Cahaya Rembulan

Nama Padhang Bulan dipilih bukan tanpa alasan. Tema ini melanjutkan nilai – nilai lokal yang diusung konsisten dari tahun ke tahun :

  • 2022 : Ojo leren dadi wong apik
  • 2023 : Urip iku urup
  • 2024 : Wang sinawang
  • 2025 : Lir ilir
  • 2026 : Padhang Bulan

Mangutip tembang tradisional jawa Mumpung Padhang Rembulane, Ustadz Salim A. Fillah menjelaskan bahwa momen bulan purnama merupakan simbol kesepakatan emas yang diberikan Tuhan.

Pesannya jelas : Jangan menunda untuk berbuat kebaikan, bersilaturahmi, dan menata agenda perjuangan umat. Filosofi ini juga menyatu dengan historis puji – pujian Thola’al Badru ‘Alaina saat warga Madinah menyambut kedatangan Rasulullah SAW.

Panitia menargetkan sedikitnya 25.000 hingga 30.000 orang akan memadati area JEC secara langsung, dengan estimasi jangkauan siaran digital menembus 50 juta audiens.

Rangkaian Agenda Utama di Jogja Expo Center (JEC)

Pusat keramaian utama dipusatkan di hall luas JEC. Selama dua hari penuh, puluhan sesi kajian umum, ruang dialog anak muda, hingga penawaran spesial di booth pameran telah disiapkan.

Jadwal Sesi Kajian Hari Pertama (Sabtu, 19 September 2026)

Berikut adalah alur kegiatan di panggung utama JEC pada hari Sabtu:

Jam (WIB) Pembicara / Pengisi Acara Topik & Nama Agenda
08.00 Panitia Penyelenggara Grand Opening Padhang Bulan Fest 2026
08.30 Isa Al Kaff Sesi Pembuka Kajian Pagi
10.30 Agam Fachrul Suami Suami Taat Istri?
10.30 Rifky Ja’far Thalib Sesi Inspirasi
11.35 Muh. Faizar Ruqyah Massal
12.00 Sagiran Untuk Jiwa yang Terluka
14.45 Zein Permana Tenanglah Cinta akan Menemukanmu
15.00 Hyung Hammad Sesi Pemuda & Remaja
17.30 Naura Jingga & Naufal Sesi Sore
18.00 Baraa Masoud Love and Life
18.45 Alief Aslan Sesi Kajian Petang
19.30 Syafrian Hidayat Pidato Kegelapan
20.00 Zainal Arifin Mochtar Indonesia dalam Bayang-Bayang
20.00 Ganjar Pranowo Sesi Diskusi Tokoh
23.00 Bang Fathur Sesi Penutup Hari Pertama

(Catatan: Ajir Ubaidillah turut dijadwalkan mengisi sesi dengan waktu penyesuaian lapangan).

Agenda Hari Kedua (Ahad, 20 September 2026) & Aktivasi Booth

Pada hari Ahad, giliran ulama dan dai terkemuka seperti Ustadz Abdul Somad, Ustadz Salim A. Fillah, dan Ustadz Luqmanulhakim yang akan menyapa para pengunjung di JEC.

Selain menghadiri majelis ilmu, pengunjung juga bisa mendatangi pelataran pameran. Salah satunya di booth Bank Syariah Indonesia (BSI) yang menghadirkan penawaran kemudahan finansial syariah selama periode festival:

  • Buka Rekening Masjid/Mushola: Bebas setoran awal (gratis) khusus pendaftaran di booth.
  • BSI Tabungan Haji: Gratis setoran awal untuk kategori reguler maupun anak.
  • Aktivasi Aplikasi BYOND: Berkesempatan memperoleh bonus saldo tabungan Rp30.000 bagi nasabah baru eligible dengan ketentuan transaksi.
  • Investasi & Hiburan: Cashback Rp50.000 untuk BSI Cicil Emas/Tabungan Emas, serta promo tebus murah es coklat seharga Rp500.

Bagi masyarakat yang hendak hadir dan ingin memastikan pembaruan rincian acara, lokasi, serta pendaftaran booth, informasi resmi dapat dipantau melalui kanal berikut:

    • Peta Lokasi JEC & Jadwal Kajian: jelajahmasjid.com
    • Link Pendaftaran : https://www.yesplis.com/event/padhangbulanfest

https://kabarjawa.com/wp-content/uploads/2026/09/padhang-bulan.webp

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch