Dosen Fakultas Hukum UAJY Sari Murti Widyastuti Pimpin Tim Juri Anugerah Inovasi Perangkat Daerah Kota Yogyakarta 2026

Dosen Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Dr. Y. Sari Murti Widyastuti, S.H., M.Hum.
Dosen Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Dr. Y. Sari Murti Widyastuti, S.H., M.Hum.
Dosen Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Dr. Y. Sari Murti Widyastuti, S.H., M.Hum.

Yogyakarta, KabarJawa.com – Dosen Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Dr. Y. Sari Murti Widyastuti, S.H., M.Hum., kembali dipercaya memimpin Tim Juri Anugerah Inovasi Perangkat Daerah Kota Yogyakarta Tahun 2026.

Penunjukan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kiprah Sari sebagai akademisi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan pelayanan publik, advokasi hukum, serta pengabdian kepada masyarakat.

Kepercayaan tersebut sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah melalui kolaborasi dengan pemerintah.

Bagi Sari, keterlibatan akademisi dalam proses penilaian inovasi menjadi bagian dari tanggung jawab sosial untuk memastikan kebijakan dan layanan publik memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain mengajar di Fakultas Hukum UAJY, Sari Murti Widyastuti juga mengemban peran sebagai abdi dalem Keraton Yogyakarta. Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh dari lingkungan Keraton, seperti integritas, pelayanan, dan kebermanfaatan, sejalan dengan nilai yang dipegang UAJY.

Ia menilai profesi dosen tidak berhenti pada aktivitas mengajar dan penelitian, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan.

“Saya memilih menjadi dosen dengan sadar. Menjadi pendidik berarti tidak sekadar mengajar, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk terlibat dalam penyelesaian persoalan-persoalan masyarakat,” ujar Sari.

Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, menjadi landasan dalam menjalankan tugas sebagai Ketua Tim Juri Anugerah Inovasi Perangkat Daerah Kota Yogyakarta.

Sari menjelaskan bahwa Anugerah Inovasi Perangkat Daerah bertujuan mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Menurutnya, inovasi tidak cukup hanya menghadirkan aplikasi atau sistem digital. Sebuah inovasi harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.

“Inovasi yang berdampak bukan sekadar memiliki sistem informasi atau aplikasi, tetapi benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dapat dirasakan manfaatnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, setiap inovasi juga harus tetap berlandaskan kewenangan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan sehingga implementasinya memiliki kepastian hukum.

Sebagai akademisi di bidang hukum, Sari menilai perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, kampus dapat menjadi mitra pemerintah dalam menghadirkan berbagai solusi atas persoalan publik.

Kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai Ketua Tim Juri, menurut Sari, merupakan kehormatan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan objektivitas.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat semakin memperkuat kontribusi UAJY dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah.

Sari juga berpesan kepada mahasiswa agar tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi turut memiliki kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Menurutnya, ilmu pengetahuan akan memiliki nilai lebih ketika digunakan untuk memberikan solusi dan menciptakan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Yang paling penting adalah memiliki kepedulian. Ilmu akan menjadi lebih bermakna ketika digunakan untuk memberikan solusi bagi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui berbagai keterlibatan dalam program pemerintah maupun kegiatan pengabdian kepada masyarakat, Sari berharap semakin banyak akademisi dan mahasiswa yang mengambil peran aktif dalam mendorong lahirnya inovasi pelayanan publik yang berdampak luas.***

https://kabarjawa.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-31-at-14.17.15.webp

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch