Capaian SIPEDET CANTIK Baru 70,3 Persen, Bupati Kulon Progo Tambah Waktu Hingga 15 September

Capaian SIPEDET CANTIK Baru 70,3 Persen, Bupati Kulon Progo Tambah Waktu Hingga 15 September
Evaluasi pendataan SIPEDET CANTIK di Kulon Progo. (Dok Pemkab Kulon Progo)

KABARJAWA – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bergerak cepat menyikapi capaian pendataan Sistem Pendataan Desa Cinta Statistik (SIPEDET CANTIK) yang masih jauh dari target.

Hingga Selasa, 27 Agustus 2025, angka pendataan baru menyentuh 70,3 persen di 10 kapanewon. Kondisi ini membuat Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, mengambil langkah tegas dengan memberikan perpanjangan waktu dua minggu hingga 15 September 2025.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kulon Progo, Agung Kurniawan melaporkan progres yang masih jauh dari kata tuntas. Progres pendataan SIPEDET CANTIK per 27 Agustus baru mencapai 70,3 persen. Dengan tenggat waktu tinggal empat hari menuju 31 Agustus, capaian ini jelas belum 100 persen.

“Maka kita perlu percepatan dan evaluasi serius,” tegas Agung Kurniawan.

Ia menambahkan, forum evaluasi ini menjadi ajang untuk saling mengingatkan seluruh pihak agar segera menuntaskan komitmen. Pendataan ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, semua harus bekerja keras demi target yang sudah ditetapkan.

SIPEDET CANTIK Sebagai Fondasi Pembangunan

Dalam suasana penuh kewaspadaan, Bupati Agung Setyawan tampil dengan pernyataan lugas. Ia menegaskan bahwa SIPEDET CANTIK bukan sekadar program pendataan rutin, melainkan fondasi vital pembangunan.

“Ini sistem pendataan terpadu berbasis keluarga. Data ini bukan hanya angka, melainkan cermin kondisi riil masyarakat. Dari sinilah kita menentukan arah pembangunan Kulon Progo yang berkelanjutan, tepat sasaran, dan berbasis data,” kata Agung.

Bupati menyadari progres yang lambat dapat mengancam kualitas data. Karena itu, ia memberi toleransi dua minggu bagi petugas. Bupati pun memberi perpanjangan waktu hingga 15 September 2025.

“Ini bukan kelonggaran biasa, ini demi kepentingan kita bersama,” tandasnya.

Data Akurat, Investasi Jangka Panjang

Bupati Kulon Progo juga mengingatkan bahwa data yang akurat adalah investasi jangka panjang. Menurutnya, pembangunan yang berhasil tidak hanya ditentukan oleh anggaran besar, tetapi juga oleh ketepatan data.

“Data yang akurat menjadi dasar segala kebijakan yang efektif. Tanpa data, kita berjalan tanpa arah. Tanpa data, kita tidak bisa mengukur keberhasilan. Karena itu, saya minta komitmen penuh dari seluruh peserta. Mari bekerja dengan tanggung jawab, disiplin, dan solidaritas,” tegas Agung Setyawan.

Ia menekankan bahwa pendataan SIPEDET CANTIK akan menentukan wajah pembangunan Kulon Progo ke depan. Dengan data yang valid, pemerintah bisa menyalurkan program tepat sasaran, mengurangi ketimpangan, serta memastikan kesejahteraan masyarakat merata.

Harapan Baru Menuju Target 100 Persen

Perpanjangan waktu yang diberikan hingga 15 September 2025 menjadi harapan baru bagi para petugas pendataan. Mereka kini memiliki kesempatan untuk menyempurnakan pekerjaan, memperbaiki celah, dan memastikan seluruh data keluarga tercatat dengan akurat.

“Harapan kami, dua minggu tambahan ini mampu menghasilkan basis data yang komprehensif. Data ini akan menjadi landasan kuat bagi kebijakan pembangunan Kulon Progo yang lebih baik, maju, dan sejahtera,” pungkas Bupati.

https://kabarjawa.com/wp-content/uploads/2025/08/6160955811464072874-1.webp
News
Berita
News Flash
Blog
Technology
Sports
Sport
Football
Tips
Finance
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Kekinian
News
Berita Terkini
Olahraga
Pasang Internet Myrepublic
Jasa Import China
Jasa Import Door to Door