Bupati Gunungkidul Bakal Arahkan Hasil Laut Kampung Nelayan Merah Putih Pantai Sadeng untuk Suplai Program MBG

Bupati Gunungkidul Bakal Arahkan Hasil Laut Kampung Nelayan Merah Putih Pantai Sadeng untuk Suplai Program MBG
Hasil laut Kampung Nelayan Merah Putih disiapkan untuk Program Makan Bergizi Gratis. (Ef Linangkung)

KABARJAWA – Gunungkidul kembali mencetak gebrakan besar. Kali ini, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, memastikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di kawasan Pantai Sadeng, Kalurahan Songobayu, tidak hanya menjadi pusat penguatan sektor perikanan, tetapi juga akan diarahkan untuk menyuplai kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dengan garis pantai sepanjang 72 kilometer, terpanjang di DIY, Gunungkidul menyimpan kekayaan laut yang melimpah. Endah menegaskan, potensi besar ini tidak boleh hanya menjadi angka di atas kertas, melainkan harus langsung menyentuh dapur-dapur MBG yang menyuplai kebutuhan gizi anak-anak sekolah.

“Kami sangat berharap hasil tangkapan nelayan di Gunungkidul bisa disalurkan ke dapur-dapur MBG lewat KNMP. Ini kesempatan emas agar hasil laut kita tidak hanya menopang ekonomi nelayan, tapi juga menguatkan masa depan anak-anak melalui gizi seimbang,” tegas Endah, Rabu (27/8/2025).

Nelayan Jadi Penopang Gizi Generasi Muda

Bupati menekankan, program ini bukan sekadar pengolahan hasil laut, tetapi juga strategi untuk memastikan generasi muda Gunungkidul tumbuh sehat dan kuat. Ia menegaskan, jika suplai ikan masuk ke dapur MBG, maka kebutuhan protein hewani anak-anak akan lebih terjamin.

“Ini bisa menjadi atensi dapur MBG dengan memanfaatkan hasil tangkapan nelayan. Harapan kami, kebutuhan gizi anak-anak bisa benar-benar terpenuhi,” ujar Endah.

Di balik rencana besar itu, Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Gunungkidul menyatakan siap berdiri di garis depan. Kabid Perikanan Tangkap DKP Gunungkidul, Wahid Supriyadi, memastikan bahwa potensi hasil tangkapan nelayan sudah lebih dari cukup untuk menopang program nasional ini.

“Sangat siap, karena potensi hasil tangkapan nelayan kita sangat mencukupi,” tandas Wahid.

Angka Produksi Perikanan dan Kebutuhan MBG

Data produksi perikanan Gunungkidul mencatat angka luar biasa. Rata-rata hasil tangkapan nelayan mencapai 6.058 ton per tahun.

Sementara kebutuhan ikan untuk MBG diperkirakan 6,25 ton per hari, dengan sasaran sekitar 125 ribu pelajar. Setiap anak membutuhkan 50–75 gram ikan dalam satu porsi makan sesuai standar gizi.

Jika menu ikan masuk ke piring anak-anak sekolah tiga kali seminggu, kebutuhan ikan dalam setahun hanya mencapai sekitar 1.000 ton. Menurutnya, kebutuhan 1.000 ton per tahun itu sangat kecil dibandingkan dengan total produksi Gunungkidul.

Dengan hasil 6.058 ton per tahun, kebutuhan MBG bisa terpenuhi dengan sangat mudah, dan sisanya tetap mencukupi untuk konsumsi masyarakat luas.

KNMP Jadi Pusat Distribusi dan Harapan Baru

Pembangunan KNMP di Pantai Sadeng bukan hanya menghadirkan wajah baru sektor perikanan Gunungkidul, melainkan juga membuka jalur distribusi hasil laut yang lebih terarah.

Kampung ini akan menjadi jembatan antara nelayan dan program nasional, memastikan ikan segar dan olahan sampai ke meja makan anak-anak sekolah.

Dengan strategi ini, nelayan mendapatkan kepastian pasar, anak-anak memperoleh gizi cukup, dan pemerintah berhasil menguatkan ketahanan pangan daerah.

https://kabarjawa.com/wp-content/uploads/2025/07/6300596618575072278.webp
News
Berita
News Flash
Blog
Technology
Sports
Sport
Football
Tips
Finance
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Kekinian
News
Berita Terkini
Olahraga
Pasang Internet Myrepublic
Jasa Import China
Jasa Import Door to Door