
KABAR JAWA – Timnas Wanita Indonesia U-19 harus puas berbagi angka saat melawan Kamboja di laga kedua ASEAN Girls’ Championship 2025.
Pertandingan yang digelar di Dat Duc Stadium, Vietnam, Rabu (11/6), berakhir dengan skor 1-1.
Hasil ini bikin peluang Indonesia ke semifinal jadi makin sempit, karena mereka wajib menang di laga terakhir lawan Malaysia.
Awal Laga Langsung Panas
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil terbuka. Sama-sama ingin cepat unggul. Tapi Indonesia malah kebobolan duluan.
Baru delapan menit pertandingan berjalan, Moa Ratha dari Kamboja sukses menjebol gawang Indonesia setelah dapet umpan matang dari sisi kanan.
Gak butuh waktu lama buat Indonesia bangkit. Tiga menit berselang, Jazlyn Kayla berhasil nyundul bola hasil sepak pojok dan bikin gol penyama kedudukan. Skor jadi 1-1, dan pertandingan jadi makin seru.
Main Lebih Rapi Tapi Belum Efektif
Setelah gol balasan itu, Timnas tampil lebih percaya diri. Formasi 4-2-3-1 racikan pelatih Akira Higashiyama mulai terlihat jalan.
Sydney Hopper diplot jadi playmaker, sedangkan Kikka Putri di depan jadi penyerang utama. Di sisi sayap ada Jezlyn dan Chorlienka yang cukup aktif nyerang.
Di babak kedua, permainan Indonesia makin rapi. Jazlyn dan Nabila Saputri jadi motor serangan dari sisi kiri.
Mereka berdua cukup sering berhasil menerobos pertahanan Kamboja. Tapi sayangnya, meski sempat beberapa kali punya peluang, gak ada tambahan gol yang tercipta.
Kesempatan Terakhir Lawan Malaysia
Dengan hasil imbang ini, Indonesia harus menang di pertandingan terakhir grup kalau masih mau melaju ke semifinal.
Lawan berikutnya adalah Malaysia. Tentu ini jadi ujian besar buat skuad muda Indonesia.
Akira Higashiyama kemungkinan bakal melakukan rotasi atau strategi baru supaya hasil di laga terakhir bisa maksimal.
Dukungan dan semangat dari para suporter juga pastinya dibutuhkan banget buat dorong semangat para pemain muda ini.
Laga lawan Kamboja memang belum berakhir sesuai harapan. Tapi permainan Indonesia tetap menunjukkan semangat juang yang tinggi.
Masih ada satu pertandingan penentuan, dan selama peluang belum tertutup sepenuhnya, semua masih bisa terjadi.
Tinggal bagaimana Garuda Pertiwi Muda bisa tampil lebih tajam dan percaya diri di laga terakhir nanti.***
https://kabarjawa.com/wp-content/uploads/2025/06/bola-5.webp

