Sekolah Rakyat Kulon Progo Segera Hadir di Gulurejo, DPTR Pastikan Lahan Clear and Clean

Sekolah Rakyat Kulon Progo Segera Hadir di Gulurejo, DPTR Pastikan Lahan Clear and Clean
Sekolah Rakyat Kulon Progo/Foto: pexels-roman-odintsov

KabarJawa.com– Sebuah Sekolah Rakyat bakal segera berdiri megah di Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah. Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR) turun langsung meninjau dan memverifikasi lahan.

Langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud keseriusan pemerintah memastikan program pendidikan rakyat benar-benar berjalan mulus sejak tahap awal.

Kepala DPTR Kulon Progo, Margaretha Eya Lim Putraningtyas, memimpin tim melakukan peninjauan lapangan bersama Pamong Kalurahan Gulurejo dan Babinsa setempat.

Mereka menyisir lokasi, mengecek setiap jengkal tanah, memastikan tidak ada aktivitas garap warga, serta menilai kesiapan fisik lahan. Verifikasi ini menjadi pintu gerbang sebelum proses pembangunan.

“Lahan siap, masyarakat juga sudah clear and clean. Kita semua siap mendukung penuh adanya program ini,” tegas Joko Endarto, Jagabaya Kalurahan Gulurejo.

Pemkab Kulon Progo memilih lahan Kasultanan seluas 70.100 meter persegi, bagian dari total 71.100 meter persegi tanah yang tersedia.

Lokasi itu steril, tanpa sengketa, dan strategis sebagai pusat pembelajaran. Keputusan ini merupakan hasil survei matang dan kajian panjang lintas instansi.

Anggaran pembangunan Sekolah Rakyat di Gulurejo telah disiapkan melalui APBD Perubahan 2025. Pemerintah menaruh harapan besar agar program ini tidak sekadar menghadirkan gedung, melainkan membuka jalan keluar dari lingkaran kemiskinan.

Program Sekolah Rakyat lahir dari Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025. Pemerintah pusat menekankan pentingnya pendidikan rakyat sebagai senjata untuk menekan angka kemiskinan, terutama kemiskinan ekstrem.

Sekolah Rakyat di Gulurejo akan menjadi percontohan di Kulon Progo, tempat di mana masyarakat bisa menimba ilmu sekaligus mengasah keterampilan hidup.

DPTR bersama pamong kalurahan menegaskan, keberadaan Sekolah Rakyat akan menciptakan ruang belajar inklusif. Tidak hanya anak-anak, melainkan juga orang dewasa yang ingin meningkatkan kapasitas diri.

Program ini akan menjadi mercusuar perubahan sosial, membangun generasi yang lebih tangguh dan mandiri.

Pembangunan Sekolah Rakyat di Gulurejo membawa optimisme besar bagi masyarakat. Mereka menyambut rencana ini dengan sukacita karena menyadari bahwa pendidikan adalah kunci pembuka jalan menuju kesejahteraan.

Keberhasilan verifikasi lahan menjadi simbol nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, pamong kalurahan, dan masyarakat bisa menghadirkan solusi nyata untuk persoalan mendasar, kemiskinan dan keterbatasan akses pendidikan. (ef linangkung)

https://kabarjawa.com/wp-content/uploads/2025/09/pexels-roman-odintsov-12719337.webp
News
Berita
News Flash
Blog
Technology
Sports
Sport
Football
Tips
Finance
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Kekinian
News
Berita Terkini
Olahraga
Pasang Internet Myrepublic
Jasa Import China
Jasa Import Door to Door