Polisi Kritis Usai Motor Ninjanya Adu Banteng dengan Brio di Tikungan Jalur Selatan Gunungkidul

Polisi Kritis Usai Motor Ninjanya Adu Banteng dengan Brio di Tikungan Jalur Selatan Gunungkidul
Polisi melakukan olah TKP di lokasi tabrakan antara Kawasaki Ninja dan Honda Brio, Saptosari, Gunungkidul. (Dok Polsek Saptosaril)

KABARJAWA — Suasana lengang Jalur Jalan Lintas Selatan, Dusun Planjan, Desa Planjan, Kapanewon Saptosari, Gunungkidul, mendadak gempar.

Dentuman keras menggema sekitar pukul 11.00 WIB saat sepeda motor Kawasaki Ninja meluncur, melebar saat menikung, dan adu banteng dengan mobil Honda Brio dari arah berlawanan. Pengendara motor terkapar dalam kondisi kritis.

Kapolsek Saptosari, AKP Suyanto, mengungkap kronologi dramatis peristiwa tragis itu. Ia menyatakan, motor sport Kawasaki Ninja bernomor polisi AA-6617-FV melaju dari arah Saptosari menuju Baron.

Di tikungan tajam Jalur Lintas Selatan, pengendara kehilangan kendali. Ia terlalu melebar ke kanan hingga melintasi marka jalan.

Dalam detik yang sama, Honda Brio bernopol AB-1510-QW muncul dari arah berlawanan. Tabrakan keras pun tak terhindarkan. Kedua kendaraan hancur. Suara jeritan saksi menggema, mengiringi tubuh pengendara motor terhempas ke aspal.

Korban Kritis, Pengemudi Brio Syok Berat

Korban pengendara Kawasaki Ninja diketahui bernama Zusup Kurniawan, laki-laki asal Kebonagung, Temanggung, yang juga tercatat sebagai anggota aktif Kepolisian Republik Indonesia (POLRI).

Ia mengalami luka berat di bagian perut dengan pendarahan hebat dan langsung tidak sadarkan diri di tempat kejadian.

“Tim medis dari RSUD Saptosari segera mengevakuasinya dan memberikan penanganan intensif,” ujar AKP Suyanto.

Sementara itu, pengemudi Honda Brio, Subagyo, buruh harian lepas asal Tlogoadi, Sleman, selamat dalam keadaan sadar, namun syok berat akibat kecelakaan. Bersama dua saksi mata di lokasi, Maryani dan Moh Andi Anshori, ia menyaksikan langsung betapa cepatnya insiden maut itu terjadi.

Kecelakaan tragis tersebut dilaporkan ke aparat tak lama setelah kejadian, tepatnya pukul 11.15 WIB oleh pihak keluarga korban. Petugas kepolisian segera datang dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Mereka mencatat semua identitas dan mengamankan kedua kendaraan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Motor berjalan terlalu melebar saat menikung. Karena kecepatan tinggi dan kondisi tikungan tajam, pengendara melanggar marka dan langsung bertabrakan dengan mobil dari arah berlawanan,” tegas AKP Suyanto.

https://kabarjawa.com/wp-content/uploads/2025/08/kecelakaan-gunungkidul-1.webp