
KabarJawa.com – Pantai Sepanjang di Kabupaten Gunungkidul mengalami peningkatan signifikan jumlah kunjungan wisatawan setelah dilakukan penataan kawasan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
Penataan meliputi penertiban pedagang kaki lima, pembongkaran ratusan kios di bibir pantai, serta perbaikan infrastruktur jalan dan fasilitas penunjang wisata.
Perubahan fisik kawasan membuat Pantai Sepanjang kini memiliki bentang pandang laut yang lebih terbuka, akses jalan yang lebih baik, serta lingkungan yang tertib.
Kondisi tersebut mendorong meningkatnya minat kunjungan, khususnya setelah kawasan ini ramai diperbincangkan di media sosial.
Jalan Pantai Menjadi Daya Tarik Baru
Salah satu ikon baru Pantai Sepanjang adalah jalan beraspal yang membentang di tepi pantai. Keberadaan jalan ini memungkinkan wisatawan menikmati pemandangan laut lepas tanpa terhalang bangunan, sekaligus menjadi latar foto yang banyak dibagikan di berbagai platform media sosial.
Sekretaris Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, menyatakan bahwa peningkatan kunjungan terlihat jelas sejak penataan dilakukan.
“Kalau data pasti memang belum kami hitung, tetapi secara kasat mata Pantai Sepanjang sekarang jauh lebih ramai dibanding sebelumnya,” ujar Eko.
Ia memperkirakan lonjakan kunjungan mencapai lebih dari 30 persen, terutama pada sore hingga malam hari. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan dampak langsung dari kebijakan penataan kawasan pantai.
Konsentrasi Wisatawan Mulai Terbagi
Eko menjelaskan bahwa peningkatan aktivitas di Pantai Sepanjang juga berdampak pada sebaran kunjungan wisata di kawasan sekitarnya. Selama ini, Pantai Drini menjadi titik utama konsentrasi wisatawan, namun kini sebagian pengunjung beralih ke Pantai Sepanjang.
“Sekarang Pantai Sepanjang sudah menjadi alternatif utama. Beban keramaian di Pantai Drini berkurang karena wisatawan terbagi,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat persoalan yang perlu ditangani, khususnya terkait penataan parkir yang saat ini masih memanfaatkan sebagian area pedestrian. Koordinasi dengan Dinas Perhubungan telah dilakukan untuk penertiban setelah pembangunan jalur pedestrian selesai.
“Nanti kalau pedestrian sudah jadi, parkir pasti akan kami tata dan tertibkan,” ujarnya.
Pembongkaran Kios dan Tahapan Pembangunan
Penataan kawasan Pantai Sepanjang diawali dengan pembongkaran 109 kios pedagang di bibir pantai. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penataan terpadu yang mengacu pada konsep penataan kawasan wisata pantai.
Saat ini, area pantai telah bersih dari bangunan semi permanen. Para pedagang direlokasi ke sisi utara jalan sesuai kesepakatan yang telah ditandatangani bersama.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meninjau langsung proses tersebut dan memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai perjanjian.
“Alhamdulillah, hari ini tanggal 7 Januari semua lapak di pinggir pantai sudah tidak ada atapnya. Sekarang tinggal pembersihan,” kata Endah.
Pada triwulan pertama 2026, Pemkab Gunungkidul merencanakan pembangunan talud, penyempurnaan kios permanen, serta pembangunan jalur pedestrian sepanjang sekitar 550 meter dengan lebar 2,5 meter.
Pembangunan infrastruktur ini akan dilaksanakan oleh Dinas PUPRKP, sementara pengelolaan kawasan berada di bawah Disparekrafpora.
“Kios sebenarnya sudah ada, tetapi akan kami lengkapi dengan wastafel, sekat partisi, dan fasilitas pendukung lainnya. Talud juga segera kami bangun,” ujar Endah.
Penataan Lingkungan dan Rencana Wisata Malam
Selain infrastruktur, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah konservasi dengan penanaman pandan di sepanjang bawah talud sebagai bagian dari upaya perlindungan pantai dan penataan lanskap.
Pemkab Gunungkidul juga merencanakan pengembangan aktivitas wisata malam. Pada waktu tertentu, pedagang diperbolehkan menggelar meja dan kursi di area pasir pantai dengan pengawasan serta memperhatikan kondisi pasang surut.
“Pedagang boleh menggelar kursi saat air laut surut. Pukul enam pagi semuanya harus kembali ke kios, lalu kami lakukan pembersihan pantai,” jelas Endah.
Penerangan kawasan akan dipasang untuk mendukung aktivitas wisata siang dan malam, dengan tetap mengacu pada aspek keselamatan.
Berdasarkan perkembangan tersebut, pemerintah daerah menargetkan Pantai Sepanjang sebagai salah satu kawasan unggulan wisata pesisir di selatan Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan pengembangan bertahap yang mencakup penataan ruang, infrastruktur, dan pengelolaan aktivitas ekonomi masyarakat.
https://kabarjawa.com/wp-content/uploads/2026/01/6298464498028842664.webp
[matched_content]
News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Download Film
Gaming center adalah sebuah tempat atau fasilitas yang menyediakan berbagai perangkat dan layanan untuk bermain video game, baik di PC, konsol, maupun mesin arcade. Gaming center ini bisa dikunjungi oleh siapa saja yang ingin bermain game secara individu atau bersama teman-teman. Beberapa gaming center juga sering digunakan sebagai lokasi turnamen game atau esports.

