
KABAR JAWA – PT Gravitasi Indonesia Maju (PT GIM) secara resmi meluncurkan unit bisnis terbaru mereka, Nusavara Yogyakarta, yang dirancang sebagai platform usaha berkelanjutan dengan pendekatan ekonomi sosial dan kepedulian lingkungan.
Peluncuran ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara akademisi, praktisi, dan konsultan, dengan visi membentuk ekosistem bisnis yang tidak hanya fokus pada profit, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Unit bisnis ini digagas oleh Veri Widodo, S.E., M.M., dan Prof. Dr. Suryo Pratolo, dua tokoh yang dikenal luas di dunia akademik dan konsultan bisnis.
Mereka menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjawab tantangan dunia usaha masa kini, khususnya yang berkaitan dengan keberlanjutan sosial dan lingkungan.
“Kolaborasi ini bukan hanya tentang bisnis, tetapi tentang bagaimana menciptakan nilai lebih bagi masyarakat dan lingkungan. Nusavara Yogyakarta akan menjadi titik awal dari gerakan bisnis yang berdampak positif secara luas,” kata Veri Widodo dalam pernyataan resminya.
Nusavara Yogyakarta diharapkan menjadi model usaha masa depan yang menggabungkan teori ekonomi dengan praktik kewirausahaan sosial.
Melalui dukungan dari PT GIM, Nusavara tidak hanya akan beroperasi sebagai unit usaha katering dan produk kuliner, tetapi juga sebagai instrumen perubahan sosial yang melibatkan komunitas lokal dan pelaku usaha kecil di sekitarnya.
Menurut informasi yang disampaikan, pendekatan operasional Nusavara akan memprioritaskan penggunaan bahan baku dari produsen lokal, melibatkan pelatihan masyarakat, serta menciptakan ekosistem kerja yang adil dan berdaya guna.
Fokus utama bisnis ini mencakup tiga aspek utama: keberlanjutan lingkungan, pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas, dan konsistensi kualitas layanan.
Keberadaan dua tokoh pendiri yang memiliki latar belakang kuat di bidang akademik dan konsultan bisnis memberikan nilai tambah tersendiri.
Keduanya menekankan bahwa keberhasilan usaha bukan hanya ditentukan oleh modal dan manajemen, tetapi juga oleh kemauan untuk berinovasi, membangun jejaring, dan memberikan kontribusi sosial yang nyata.
Nusavara diposisikan sebagai proyek percontohan dalam penerapan prinsip bisnis inklusif yang selaras dengan nilai-nilai keberlanjutan.
Dalam waktu dekat, PT GIM juga merencanakan ekspansi program Nusavara ke daerah lain, serta membuka peluang kolaborasi dengan institusi pendidikan dan pelaku UMKM lokal sebagai bagian dari perluasan dampak sosialnya.
Hingga saat ini, Nusavara telah mulai menjalankan layanan penyediaan konsumsi berupa makan box, snack box, dan prasmanan dengan mengangkat cita rasa khas Indonesia.
Dalam setiap layanannya, Nusavara membawa misi untuk menyampaikan nilai budaya sekaligus menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi.***
https://kabarjawa.com/wp-content/uploads/2025/06/Screenshot-2025-06-11-164347.webp

