Minuman Tradisional Jogja yang Masih Eksis: Wedang Tahu Bu Sukardi di Tengah Ramainya Malioboro

Minuman Tradisional Jogja yang Masih Eksis: Wedang Tahu Bu Sukardi di Tengah Ramainya Malioboro
Potret Wedang Tahu Bu Sukardi yang menjadi incaran wisatawan (sumber foto: google maps/ Jimmy Santoso)

KABAR JAWA – Kalau lagi jalan-jalan ke Malioboro, jangan cuma sibuk cari oleh-oleh atau baju batik aja.

Coba deh berhenti sebentar dan cari gerobak sederhana dengan tulisan Wedang Tahu Bu Sukardi.

Meskipun terlihat biasa, tapi wedang tahu satu ini punya rasa yang luar biasa. Banyak orang lokal yang udah langganan lama. Bahkan wisatawan pun ikut jatuh cinta setelah sekali nyicip.

Lokasi Strategis dan Mudah Ditemukan

Gerobak Bu Sukardi biasanya mangkal di sekitar kawasan Malioboro, deket-deket sama area pedestrian.

Kalau kamu jalan kaki di sana, mata kamu bakal langsung nemu gerobaknya yang sederhana tapi khas. Nggak ada papan besar atau dekor mewah, tapi antreannya kadang bikin kamu penasaran.

Biasanya Bu Sukardi mulai jualan dari pagi sampai sore. Tapi kadang, kalau udah laris banget, siang aja bisa habis.

Apa Itu Wedang Tahu?

Buat yang belum tahu, wedang tahu itu minuman tradisional dari Jawa Tengah. Isinya tahu yang teksturnya lembut banget, mirip puding atau kembang tahu.

Kuahnya sendiri dari jahe, gula merah, dan rempah-rempah lain. Rasanya hangat di badan, manis, dan bikin nyaman.

Tahu yang disajikan Bu Sukardi lembutnya juara. Serius, begitu masuk mulut langsung lumer.

Kuah jahenya juga nggak terlalu pedas, tapi tetap hangat dan wangi. Pas banget dinikmati pas pagi hari atau sore-sore saat cuaca mulai dingin.

Harga Ramah di Kantong

Kamu nggak perlu keluar duit banyak buat nyobain wedang tahu ini. Satu porsi wedang tahu cuma sekitar Rp8.000 sampai Rp10.000.

Dengan rasa dan kenyamanan yang didapat, rasanya sih sepadan banget. Apalagi kalau kamu nikmatin sambil duduk santai di pinggir jalan sambil lihat suasana Malioboro yang selalu hidup.

Bukan Cuma Soal Rasa

Yang bikin wedang tahu Bu Sukardi istimewa bukan cuma dari rasa aja. Tapi juga dari pelayanan Bu Sukardi sendiri.

Ramah, hangat, dan suka ngajak ngobrol pembelinya. Kadang malah sambil cerita tentang sejarah wedang tahu yang udah lama dijajakan keluarganya. Suasananya jadi makin akrab dan berkesan.

Minuman Tradisional yang Tetap Dicintai

Di tengah banyaknya minuman kekinian, wedang tahu masih punya tempat spesial di hati banyak orang. Mungkin karena selain enak, minuman ini juga punya nilai nostalgia.

Wangi jahenya bisa langsung ngingetin sama rumah dan kehangatan keluarga. Dan Bu Sukardi berhasil menjaga rasa dan tradisi itu sampai sekarang.

Kalau kamu lagi ada di Jogja, cobain deh mampir ke gerobak Wedang Tahu Bu Sukardi.

Nggak cuma bikin badan hangat, tapi juga bikin hati adem. Ini salah satu kuliner khas yang murah dan enak.***

https://kabarjawa.com/wp-content/uploads/2025/06/Jogja-82.webp