Kronologi ShopeeFood Jogja: Ramai Rombongan Driver Geruduk Rumah Customer yang Diduga Aniaya Rekan Ojol

Kronologi ShopeeFood Jogja: Ramai Rombongan Driver Geruduk Rumah Customer yang Diduga Aniaya Rekan Ojol
Belakangan ramai kasus driver ShopeeFood yang diduga dianiaya customer di Jogja, berikut kronologi lengkapnya, foto ilustrasi (Pexels// Kindel Media)

KABAR JAWA– Baru-baru ini, peristiwa menghebohkan terjadi di Yogyakarta, tepatnya di wilayah Kalurahan Sidoarum, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman.

Pasalnya, diketahui ada ratusan pengemudi ShopeeFood mendatangi rumah seorang customer yang diduga telah melakukan penganiayaan terhadap salah satu rekan mereka.

Kejadian ini berlangsung pada Jumat, 4 Juli 2025, dini hari WIB dan kemudian langsung ramai menjadi omongan di media sosial.

Aksi para driver ShopeeFood ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas atas insiden yang menimpa rekannya saat mengantar pesanan.

Mereka menuntut kejelasan serta pertanggungjawaban dari pelanggan yang dilaporkan telah bertindak kasar terhadap kurir yang bertugas.

Lantas, seperti apa detail kejadian yang menjadi pemicu aksi tersebut? Simak ulasan kronologinya berikut ini.

Pemesanan Berujung Keributan

Kejadian bermula pada Kamis malam, 3 Juli 2025, ketika seorang pelanggan berinisial T memesan minuman kopi dari Fore melalui layanan ShopeeFood.

Berdasarkan kabar yang beredar, kurir yang menerima pesanan tersebut adalah Arzeto, yang saat itu ditemani oleh pacarnya, Ayuningtyas.

Kebetulan, Ayuningtyas juga paham sistem orderannya.

Pada saat itu, Arzeto mengalami situasi double order di mana ia harus mengantarkan dua pesanan sekaligus, salah satunya adalah makanan dari Spesial Sambal.

Akibatnya, pengantaran ke rumah T menjadi sedikit terlambat.

Keterlambatan inilah yang kemudian memicu kemarahan dari pihak customer.

Tak lama kemudian, terjadi adu mulut antara pihak driver dan T di lokasi pengantaran.

Keributan kemudian memanas hingga terjadi dugaan kekerasan fisik.

“Di situ kejadiannya karena driver ShopeeFoodnya dapat orderan dari yang terlapor ini bersangkutan tapi terlambat. Terlambat dalam mengantar karena alasan dari ShopeeFoodnya drivernya ada double orderan

Dalam adu argumen tersebut, T juga dilaporkan sempat mengklaim bahwa dirinya merupakan orang pelayaran.

Laporan Polisi

Setelah kejadian yang tidak menyenangkan itu, Arzeto dan Ayuningtyas memutuskan untuk melaporkan dugaan penganiayaan ke Polresta Sleman.

Laporan resmi dibuat pada pukul 02.00 WIB, Jumat dini hari.

Dengan laporan tersebut, T kemudian ditetapkan sebagai terlapor dalam kasus dugaan tindak kekerasan terhadap driver ojol.

Ratusan Driver ShopeeFood Geruduk Rumah T

Buntut atas peristiwa tersebut, para driver ShopeeFood Yogyakarta kemudian melakukan aksi solidaritas.

Pada malam harinya, tepatnya Jumat, 4 Juli 2025, ratusan pengemudi ShopeeFood memadati kawasan tempat tinggal T.

Kedatangan mereka bukan tanpa alasan. Massa disebut-sebut menuntut pertanggungjawaban dari pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

Situasi di sana pun sangat ramai, dan video rekaman kondisi di lokasi sempat tersebar luas di Instagram, Facebook, WhatsApp dan lainnya.

T Diminta Klarifikasi dan Minta Maaf

Setelah itu, dikabarkan bahwa T berada di kantor kepolisian setempat.

Selanjutnya, massa tiba di kantor tersebut. Beberapa waktu kemudian, ada juga yang kemudian sempat kembali mendatangi rumah T.

Sempat terjadi juga pengrusakan terhadap mobil petugas kepolisian oleh oknum driver di dekat rumah T.

“Kaca-kaca dipukulin semua. Lampu rotator di atas juga tadi dicopot. Tadi kita sudah dapat perekaman CCTV-nya, sudah kita amankan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Sleman AKP Wahyu Agha Ari Septyan pada Sabtu, 5 Juli 2025.

Sementara itu, saat ini pihak T telah menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan siap menerima prosedur hukum yang ada.***

https://kabarjawa.com/wp-content/uploads/2025/07/Kronologi-Kasus-ShopeeFood-Jogja-dan-Customer.webp