
KabarJawa.com— Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan sementara Kapolresta Sleman dan Kasat Lantas Polresta Sleman.
Polda DIY menjatuhkan sanksi tersebut sebagai buntut penanganan kasus Hogi Minaya (43), warga Sleman yang menjadi tersangka setelah membela istrinya dari aksi dua pelaku jambret.
Instansi ini menonaktifkan Kapolresta Sleman Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo dari jabatannya. Polda kemudian menugaskan Kombes Edy sebagai Perwira Menengah (Pamen) di lingkungan Polda DIY.
Langkah ini menjadi sorotan publik karena kasus Hogi Minaya memicu gelombang kritik dan perdebatan luas di tengah masyarakat.
Dasar Penonaktifan Kapolresta dan Kasat Lantas Sleman
Selain Kapolresta, Polda DIY juga mengganti Kasat Lantas Polresta Sleman AKP Mulyanto dari jabatannya. Polda menilai AKP Mulyanto tidak menjalankan fungsi pengawasan secara optimal dalam penanganan perkara, sehingga proses penyidikan menimbulkan kegaduhan dan ketidakpastian hukum.
Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono, menyampaikan bahwa proses serah terima tanggung jawab telah berlangsung pada Jumat, 30 Januari 2026.
Kapolda menunjuk Kombes Pol Roedy Yoelianto sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kapolresta Sleman. Saat ini, Kombes Roedy juga menjabat sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda DIY.
Kapolda DIY menegaskan bahwa keputusan tersebut tertuang dalam Surat Perintah Kapolda DIY Nomor: Sprin/145/I/KEP./2026 tanggal 30 Januari 2026 tentang penonaktifan Kapolresta Sleman Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo dan penugasan yang bersangkutan sebagai Pamen Polda DIY.
Polda DIY juga menerbitkan Surat Perintah Kapolda DIY Nomor: Sprin/146/I/KEP./2026 tanggal 30 Januari 2026 tentang penunjukan Kombes Pol Roedy Yoelianto sebagai Pelaksana Harian Kapolresta Sleman.
Irjen Anggoro Sukartono menjelaskan bahwa dirinya telah menonaktifkan Kapolresta Sleman secara resmi pada pukul 10.00 WIB. Ia kemudian menerima langsung serah terima tanggung jawab dan menunjuk pejabat pengganti.
“Pada hari ini, pukul 10.00 WIB, saya telah menonaktifkan Kapolresta Sleman dan menerima serah terima tanggung jawab. Saya menunjuk Kombes Roedy sebagai Pelaksana Harian Kapolresta Sleman. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda DIY,” ujar Anggoro kepada wartawan di lobi Polda DIY, Jumat (30/1/2026).
Anggoro menjelaskan bahwa Polri menonaktifkan sementara Kapolresta Sleman berdasarkan rekomendasi hasil Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) yang dilaksanakan oleh Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda DIY.
Polda DIY mengambil langkah penonaktifan tersebut untuk mempermudah proses pemeriksaan internal oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) yangs sedang berlangsung.
Anggoro menegaskan bahwa Propam akan melanjutkan pemeriksaan guna menemukan dugaan pelanggaran oleh anggota dalam penanganan perkara tersebut.
“Penonaktifan ini bertujuan untuk memudahkan pengawas internal, dalam hal ini Propam, agar dapat melanjutkan pemeriksaan dan menemukan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh anggota,” jelasnya.
Hasil Audit
Dalam hasil audit tersebut, Itwasda Polda DIY menemukan dugaan lemahnya pengawasan dari pimpinan. Kondisi tersebut menyebabkan proses penyidikan perkara Hogi Minaya menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat dan berdampak pada menurunnya citra institusi Polri.
Anggoro menilai bahwa kasus di Sleman menunjukkan kurangnya koordinasi pengawasan dari atasan kepada pembina fungsi. Ia menyebut bahwa lemahnya koordinasi tersebut mengganggu jalannya proses penyidikan hingga memicu polemik publik.
“Kejadian di Sleman menunjukkan kurangnya koordinasi pengawasan dari atasan. Koordinasi kepada pembina fungsi tidak berjalan maksimal sehingga proses penyidikan terganggu. Akibatnya, situasi seperti yang kita alami hari ini terjadi. Kondisi ini jelas tidak kita harapkan,” tegas Anggoro.
Kapolda DIY memastikan bahwa institusinya akan terus melakukan pembenahan dan perbaikan secara menyeluruh.
Ia menekankan pentingnya penerapan pasal dalam setiap perkara secara tepat sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
“Apabila dalam pelaksanaannya masih terdapat kekurangan, kami akan terus melakukan perbaikan. Kami juga terus memerintahkan seluruh jajaran untuk melaksanakan penegakan hukum secara profesional serta memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Anggoro.
Terkait dengan jabatan Kasat Lantas Polresta Sleman, Anggoro memastikan bahwa Polda DIY juga melakukan penggantian pada hari yang sama. Ia menyebut bahwa proses penggantian tersebut sedang berjalan.
“Untuk Kasat Lantas, hari ini juga kami lakukan penggantian. Prosesnya sedang berjalan,” ujar Anggoro.
Polda DIY mengganti AKP Mulyanto sebagai Kasat Lantas Polresta Sleman berdasarkan rekomendasi hasil Audit Dengan Tujuan Tertentu.
Dalam audit tersebut, tim pemeriksa menemukan dugaan lemahnya pengawasan pimpinan dalam proses penyelidikan perkara kecelakaan lalu lintas yang berkaitan dengan kasus Hogi Minaya.
Anggoro menyebut bahwa audit menemukan indikasi tidak optimalnya pengawasan Kasat Lantas dalam proses penyidikan.
“Hasil audit menemukan dugaan bahwa pengawasan tidak dilakukan secara semestinya oleh Kasat Lantas. Kondisi ini menyebabkan proses penyidikan perkara lalu lintas menimbulkan ketidakpastian hukum dan kegaduhan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Meski demikian, Kapolda DIY belum mengumumkan secara resmi siapa pejabat yang akan menggantikan AKP Mulyanto sebagai Kasat Lantas Polresta Sleman. Polda DIY menyatakan akan segera menyampaikan informasi tersebut kepada publik setelah proses administrasi selesai. (ef linangkung)
https://kabarjawa.com/wp-content/uploads/2026/01/photo_6332574827645963551_x.webp
[matched_content]
News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Download Film
Gaming center adalah sebuah tempat atau fasilitas yang menyediakan berbagai perangkat dan layanan untuk bermain video game, baik di PC, konsol, maupun mesin arcade. Gaming center ini bisa dikunjungi oleh siapa saja yang ingin bermain game secara individu atau bersama teman-teman. Beberapa gaming center juga sering digunakan sebagai lokasi turnamen game atau esports.

