Geger Penemuan Mayat di Pantai Krakal Gunungkidul: tanpa Kepala dan Tak Berbentuk

Geger Penemuan Mayat di Pantai Krakal Gunungkidul: tanpa Kepala dan Tak Berbentuk
Penemuan Mayat di Pantai Krakal Gunungkidul/Foto Ilustrasi: Freepik

KABARJAWA – Warga dan wisatawan Pantai Krakal, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, ketakutan saat menyaksikan penemuan sesosok mayat mengambang tak berbentuk, Senin siang (04/08/2025), sekitar pukul 13.30 WIB.

Gelombang pantai yang biasanya memecah keheningan siang itu tiba-tiba membawa pemandangan yang mengguncang hati. Seorang warga mendadak berteriak histeris.

Ia melihat benda berwarna putih mengapung mendekati bibir pantai. Awalnya, mereka mengira itu sampah laut. Ketika benda itu menepi, kenyataan yang tersingkap jauh lebih mengerikan.

Koordinator Satlinmas Wilayah II Pantai Baron, Marjono, langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga.

Ia memeriksa benda mencurigakan yang sudah menepi. Marjono gemetar saat mendapati bahwa benda itu ternyata tubuh manusia.

“Itu jasad manusia. Bagian tubuhnya sudah rusak parah. Bagian kepala sudah tidak ada. Sepertinya terkoyak batu karang,” ungkap Marjono dengan nada tegas, namun tak bisa menyembunyikan keterkejutannya.

Mayat tersebut tampak menggembung, seluruh tubuhnya berwarna putih pucat. Beberapa bagian tinggal tulang. Kerusakan fisik parah membuat identifikasi awal mustahil dilakukan. Bahkan, jenis kelamin pun tak bisa dikenali karena bentuk tubuh sudah tidak utuh lagi.

Setelah memastikan penemuan itu adalah jenazah manusia, Marjono segera menghubungi Satlinmas Wilayah I. Ia menyampaikan informasi itu kepada Sunu Handoko.

Tujuannya adalah mengkonfirmasi apakah jasad tersebut memiliki kaitan dengan kasus hilangnya seorang wisatawan bernama Azka Nurfadilah, yang menghilang secara misterius di sekitar kawasan laut selatan.

“Kami masih mencoba mencocokkan temuan ini dengan laporan orang hilang. Tapi kondisi tubuh korban sudah sangat rusak, identifikasi akan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut,” tutur Marjono Senin (4/8/2025).

Hingga berita ini tayang, Tim SAR belum memberikan keterangan resmi. Mereka terus melakukan pencocokan dan penyisiran lanjutan di sekitar lokasi temuan.

Belum ada informasi apakah mayat tersebut benar Azka atau orang lain yang juga menjadi korban keganasan laut selatan.

Pihak berwenang memutuskan untuk mengevakuasi jenazah tersebut ke rumah sakit guna otopsi dan identifikasi oleh tim forensik.

Kepolisian dan pihak Basarnas belum membuka akses publik terhadap foto atau ciri khas yang bisa mengarahkan identifikasi. (ef linangkung)

https://kabarjawa.com/wp-content/uploads/2025/08/2147648769.webp