Benarkah Jawa-Bali akan Blackout 3 Hari? Begini Penjelasan PLN Jogja

Benarkah Jawa-Bali akan Blackout 3 Hari? Begini Penjelasan PLN Jogja
Ilustrasi benarkah Jawa-Bali akan blackout 3 hari (AI // Kabar Jawa)

KabarJawa.com– Masyarakat di sejumlah wilayah Jawa dan Bali sempat dihebohkan dengan beredarnya informasi mengenai pemadaman listrik total selama tiga hari berturut-turut yang diklaim akan berlangsung pada 22 hingga 24 Juni 2026.

Rumor tersebut menyebut seluruh pelanggan listrik di berbagai provinsi di Pulau Jawa dan Bali akan terdampak pemeliharaan jaringan besar-besaran.

Namun, kabar itu dipastikan tidak benar. PLN melalui kanal resmi, termasuk PLN UID Yogyakarta, menegaskan bahwa informasi tersebut merupakan hoaks dan tidak berasal dari sumber resmi perusahaan.

Klarifikasi itu disampaikan melalui akun Instagram resmi @plnjogja yang mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama yang mengatasnamakan PLN.

Beredar Pengumuman Pemadaman Total Jawa-Bali Selama Tiga Hari

Informasi yang beredar di media sosial menampilkan sebuah poster dengan logo Danantara Indonesia dan PLN. Dalam poster tersebut tercantum tulisan “PENGUMUMAN PENTING” mengenai pemeliharaan jaringan terencana total di Jawa dan Bali.

Pengumuman itu mengklaim adanya pekerjaan pemeliharaan jaringan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari penuh tanpa henti, mulai pukul 00.00 hingga 23.59 WIB.

Disebutkan pula bahwa wilayah yang terdampak mencakup sejumlah provinsi di Pulau Jawa dan Bali, dengan keterangan bahwa seluruh pelanggan akan mengalami pemadaman listrik total selama tiga hari non-stop.

Poster tersebut juga memuat berbagai imbauan kepada pelanggan, seperti menyiapkan genset atau power bank, memastikan alat kesehatan darurat berbasis baterai siap digunakan, mengamankan persediaan makanan yang mudah rusak, hingga mematikan perangkat elektronik sensitif.

Informasi itu kemudian menyebar luas dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat terkait kemungkinan terjadinya blackout berskala besar di Jawa dan Bali.

PLN Tegaskan Informasi Blackout 3 Hari Tidak Benar

Menanggapi beredarnya informasi tersebut, PLN memberikan klarifikasi resmi dengan mencantumkan label “HOAX” pada poster yang beredar.

Dalam penjelasannya, PLN menegaskan bahwa tidak ada agenda pemadaman listrik total selama tiga hari di wilayah Jawa dan Bali sebagaimana yang diklaim dalam poster tersebut.

Pada unggahan klarifikasi resmi, PLN menyampaikan:

“Tidak ada pemadaman listrik total selama 3 hari di wilayah Jawa-Bali. PLN terus berupaya memberikan pelayanan kelistrikan terbaik di seluruh wilayah Indonesia,” demikian keterangan resmi PLN UID Yogyakarta melalui Instagram resmi @plnjogja sebagaimana dilansirKabarJawa.com pada Selasa, 23 Juni 2026.

Pernyataan tersebut sekaligus membantah seluruh isi informasi yang menyebut adanya penghentian pasokan listrik massal selama beberapa hari di berbagai daerah Jawa dan Bali.

PLN Minta Masyarakat Mengacu pada Kanal Informasi Resmi

PLN mengingatkan masyarakat agar selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya kembali. Perusahaan meminta pelanggan hanya mengandalkan informasi yang berasal dari kanal komunikasi resmi PLN.

Melalui klarifikasi yang dipublikasikan, PLN juga mengarahkan masyarakat untuk memperoleh informasi terbaru melalui berbagai media resmi perusahaan, yaitu:

  • Instagram: @pln_id
  • Facebook: PLN
  • X (Twitter): @_pln_id
  • Aplikasi PLN Mobile
  • Situs resmi PLN
  • Layanan pelanggan PLN 123

Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran informasi palsu yang berpotensi menimbulkan kepanikan dan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Kasus beredarnya informasi pemadaman listrik total Jawa-Bali ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan membagikan informasi yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan.

Informasi yang mengatasnamakan institusi resmi sering kali dibuat menyerupai pengumuman asli sehingga berpotensi menyesatkan.

Karena itu, verifikasi melalui akun media sosial resmi, situs resmi perusahaan, atau layanan pelanggan menjadi langkah penting sebelum mempercayai suatu informasi.

PLN memastikan pelayanan kelistrikan tetap berjalan normal dan tidak terdapat jadwal pemadaman listrik total selama tiga hari di wilayah Jawa dan Bali sebagaimana yang disebutkan dalam poster yang beredar.

Masyarakat pun diimbau agar tidak terpancing oleh informasi yang belum jelas sumbernya dan selalu mengacu pada pengumuman resmi dari PLN.***

https://kabarjawa.com/wp-content/uploads/2026/06/Apakah-Pemadaman-Listrik-Jawa-Bali-3-Hari-Benar.webp

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch