Susunan Upacara Peringatan Harkitnas 2026, Contoh Lengkap Awal hingga Akhir Kegiatan

Susunan Upacara Peringatan Harkitnas 2026, Contoh Lengkap Awal hingga Akhir Kegiatan
Ilustrasi susunan upacara Harkitnas 2026 (AI // Kabar Jawa)

KabarJawa.com– Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 akan segera tiba, tepatnya pada hari Rabu, 20 Mei 2026 mendatang.

Sebagai salah satu hari bersejarah yang menandai lahirnya kesadaran nasionalisme bangsa Indonesia, momen ini rutin diperingati secara khidmat di seluruh penjuru negeri maupun di luar negeri.

Sesuai dengan tradisi kenegaraan, puncak peringatan Harkitnas biasanya diisi dengan pelaksanaan upacara bendera.

Kegiatan upacara ini diwajibkan untuk diselenggarakan secara serentak oleh seluruh pegawai di lingkungan kementerian/lembaga/instansi pemerintah maupun swasta di seluruh Indonesia.

Selain itu, upacara ini juga wajib diikuti oleh seluruh lembaga pendidikan pada semua tingkatan (baik negeri maupun swasta), kantor lembaga negara, serta seluruh Kantor Perwakilan Republik Indonesia, termasuk Kedutaan Besar, Perutusan Tetap, dan Konsulat Jenderal, yang berada di luar negeri.

Bagi Anda yang tahun ini ditunjuk sebagai panitia penyelenggara dan sedang menyusun jadwal kegiatan, berikut KabarJawa.com sajikan referensi tata urutan pelaksanaannya.

Contoh Susunan Upacara Harkitnas 2026

Hingga artikel ini diterbitkan, pihak Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) memang belum merilis pedoman resmi pelaksanaan Harkitnas 2026.

Akan tetapi, tersedia tata upacara bendera tahun lalu yang kemudian bisa dipandang sebagai referensi kerangka dasar, karena susunan kegiatan protokoler ini umumnya tidak banyak berubah dari tahun ke tahun.

Melansir dari dokumen Pedoman Hari Kebangkitan Nasional 2025 resmi milik Kemenkomdigi, berikut adalah draf susunan upacara dari awal hingga akhir:

  • Pengibaran Bendera Merah Putih: Diiringi lagu kebangsaan.
  • Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya: Dinyanyikan secara bersama-sama oleh seluruh peserta upacara.
  • Mengheningkan Cipta: Dipimpin oleh Inspektur Upacara untuk mengenang jasa para pahlawan.
  • Pembacaan Naskah-naskah Kenegaraan:
  • Pembacaan teks Pancasila.
  • Pembacaan teks Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
  • Amanat Inspektur Upacara: Pembacaan naskah pidato resmi dari Menteri Komunikasi dan Digital dalam rangka menyambut Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas ke-118) oleh Inspektur Upacara.
  • Menyanyikan Lagu-Lagu Perjuangan Nasional: Paduan suara dan peserta upacara menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan Satu Nusa Satu Bangsa.
  • Pembacaan Doa: Dibacakan oleh petugas sesuai dengan naskah doa yang terlampir pada pedoman resmi.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Akan tetapi, para panitia disarankan untuk terus memantau portal resmi Kemenkomdigi untuk mendapatkan salinan naskah pidato menteri dan naskah doa edisi terbaru atau tahun 2026 begitu pedoman tersebut resmi diterbitkan.

Nah, itulah tadi referensi susunan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 yang dapat dijadikan acuan oleh panitia penyelenggara di berbagai instansi.***

https://kabarjawa.com/wp-content/uploads/2026/05/Susunan-Upacara-Harkitnas-2026.webp

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch