Mendadak Sultan, Kakek 90 Tahun di Magelang Kantongi Rp 3,2 Miliar Imbas Proyek Tol

Jadwal Lengkap Penukaran Uang Baru Lebaran 2025 di BI, BNI, BRI, dan Mandiri
Jadwal Lengkap Penukaran Uang Baru Lebaran 2025 di BI, BNI, BRI, dan Mandiri
Ilustrasi kakek asal Magelang kantongi 3,2 Miliar usai sawah miliknya terdampak proyek jalan tol (Sumber Gambar: Pinterest/Sonata The Great)

KabarJawa.com– Rezeki besar memang sering kali datang tanpa disangka dan diduga sebelumnya. Hal inilah yang baru saja dialami oleh seorang warga lanjut usia di Kabupaten Magelang yang kini mendadak menjadi sorotan publik dan viral di berbagai platform media sosial.

Sosok tersebut bernama Mbah Sugito, seorang kakek berusia 90 puluh tahun yang saat ini kerap disebut-sebut sebagai miliarder baru.

Nasib mujur yang menghampiri Mbah Sugito ini bermula dari adanya proyek strategis nasional pembangunan jalan tol yang menghubungkan Yogyakarta dan Bawen.

Lahan sawah miliknya yang terletak di Desa Candisari, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, termasuk dalam area yang terdampak oleh proyek infrastruktur raksasa tersebut.

Alhasil, ia berhak menerima kompensasi atau Uang Ganti Rugi (UGR) dari pemerintah dengan nilai yang terbilang fantastis.

Momen Pencairan Dana di Balai Desa

Suasana di Balai Desa Candisari, Kecamatan Secang, pada Selasa, (9/10) lalu tampak berbeda dari biasanya. Hari itu menjadi hari yang bersejarah bagi Mbah Sugito dan keluarganya. Di tempat itulah proses pembayaran UGR untuk pembebasan lahan tol Jogja-Bawen dilangsungkan.

Mbah Sugito menjadi salah satu penerima dana yang paling menyita perhatian banyak orang. Bagaimana tidak, kakek yang usianya sudah hampir satu abad ini menerima pembayaran ganti rugi sebesar lebih dari tiga koma dua Miliar Rupiah, atau tepatnya sekitar Rp 3,24 miliar.

Luas Tanah 2.854 Meter Persegi

UGR yang diterima Mbah Sugito tersebut merupakan kompensasi atas tanah sawah miliknya seluas 2.854 meter persegi. Sementara, kompensasi yang diterima Sugito sekitar satu jutaan per meter persegi.

Pihak keluarga Mbah Sugito sendiri mengakui harga tanah di pinggir jalan kawasan Candisari biasanya hanya berkisar di angka 500 ribu Rupiah per meter persegi.

Bahkan untuk tanah yang posisinya agak masuk ke dalam, harganya lebih rendah lagi, yakni sekitar 300 ribu hingga 400 ribuan.

Perasaan Campur Aduk Antara Bahagia dan Sedih

Meskipun kini mengantongi uang miliaran rupiah, suasana hati Mbah Sugito dan keluarganya ternyata tidak sepenuhnya diliputi euforia.

Kabarnya, perasaan mereka saat ini justru campur aduk. Ada rasa bahagia yang menyeruak karena mendapatkan rezeki nomplok dalam jumlah besar, namun di sisi lain terselip rasa sedih dan kecewa.

Kesedihan ini muncul karena mereka harus merelakan tanah sawah seluas hampir tiga ribu meter persegi tersebut. Belum lagi, tanah di sana dikenal memiliki kondisi tanah yang sangat subur. Meskipun, demikian di sisi lain ia juga bersyukur karena mendapatkan uang penggantinya.

Rencana Membeli Tanah Pengganti

Menurut informasi yang beredar, Mbah Sugito berencana menggunakan uangnya untuk membeli tanah lagi sebagai pengganti sawahnya yang hilang.

Meskipun hingga saat ini keluarga dikabarkan belum menentukan lokasi pasti di mana tanah baru tersebut akan dibeli. Yang jelas, Kisah Mbah Sugito ini belakangan tersebar luas dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.***

https://kabarjawa.com/wp-content/uploads/2025/03/Jadwal-Lengkap-Penukaran-Uang-Baru-Lebaran-2025-di-BI-BNI-BRI-dan-Mandiri.jpg

[matched_content]
News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Download Film

Gaming center adalah sebuah tempat atau fasilitas yang menyediakan berbagai perangkat dan layanan untuk bermain video game, baik di PC, konsol, maupun mesin arcade. Gaming center ini bisa dikunjungi oleh siapa saja yang ingin bermain game secara individu atau bersama teman-teman. Beberapa gaming center juga sering digunakan sebagai lokasi turnamen game atau esports.