
KabarJawa.com – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Koordinator Nasional Program Makan Bergizi Muhammadiyah (MBM) memperkuat kualitas sumber daya manusia di dapur-dapur Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Upaya ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Sertifikasi Chef SPPG yang berlangsung selama dua hari di Kampus Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta.
Sebanyak 44 peserta dari tujuh provinsi mengikuti uji kompetensi lengkap yang meliputi uji mandiri, ujian tertulis, praktik atau demonstrasi, dan wawancara.
Pada hari pertama peserta memperoleh teori dasar pengolahan makanan bergizi, sedangkan hari kedua diisi dengan praktik berdasarkan materi yang dipelajari.
PP Muhammadiyah bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Gunadharma Utama dalam pelaksanaan sertifikasi.
Sertifikat kompetensi berlaku selama tiga tahun sehingga peserta diharapkan menjaga standar profesional dalam pengelolaan dapur SPPG.
Sertifikasi Masuk Agenda Resmi Kornas MBM
Sekretaris Koordinator Nasional MBM PPM, Ahmad Ma’ruf, menyampaikan bahwa sertifikasi chef menjadi bagian resmi dari agenda Kornas MBM. Ia menegaskan bahwa standar kompetensi juru masak memegang peranan penting dalam keberhasilan Program Makan Bergizi.
“Kami ingin setiap dapur SPPG Muhammadiyah memiliki minimal satu chef tersertifikasi agar layanan makan bergizi bagi anak-anak benar-benar terjamin,” ujarnya.
Ma’ruf menambahkan bahwa agenda sertifikasi akan berlanjut pada gelombang berikutnya mengingat masih banyak dapur SPPG yang belum mengikuti batch pertama.
“Kegiatan ini kami tetapkan sebagai menu wajib Kornas agar dapur SPPG dikelola secara profesional dan sesuai persyaratan Badan Gizi Nasional,” katanya.
Perwakilan LSP Gunadharma Utama, Ndaru Prasostono, mengapresiasi antusiasme peserta dari berbagai daerah. Ia menuturkan bahwa setiap tahapan uji disusun untuk memastikan para juru masak memahami standar pengolahan makanan sehat dan aman.
“Berbagai proses yang kami lakukan adalah supaya para juru masak di SPPG nantinya dapat menerapkan ilmu yang diperoleh, mulai dari persiapan hingga pengiriman makanan ke sekolah sesuai standar yang ditetapkan,” ujarnya.
Peserta Rasakan Manfaat Sertifikasi
Salah satu peserta, Lina Marlina dari SPPG Sindangrasa 2 Ciamis, menyampaikan bahwa sertifikasi memberikan pengalaman berharga untuk mendukung pelaksanaan Program MBM di wilayahnya.
“Saya mengikuti pelatihan ini agar bisa berkontribusi lebih baik dalam program MBM. Alhamdulillah seluruh proses berjalan baik, dan asesor serta panitianya sangat membantu selama masa sertifikasi,” tuturnya.
Melalui kegiatan sertifikasi, PP Muhammadiyah memperkuat komitmen untuk membangun dapur SPPG yang profesional dan terstandar.
Peningkatan kompetensi juru masak menjadi salah satu langkah untuk memastikan kualitas menu bergizi yang dikirimkan ke sekolah-sekolah sasaran.
Dengan SDM yang kompeten, Program Makan Bergizi Muhammadiyah diharapkan berjalan lebih optimal, tepat sasaran, dan memberi dampak nyata bagi peningkatan gizi anak di berbagai daerah.
https://kabarjawa.com/wp-content/uploads/2025/11/6152380892081491005.webp
[matched_content]
News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Download Film
Gaming center adalah sebuah tempat atau fasilitas yang menyediakan berbagai perangkat dan layanan untuk bermain video game, baik di PC, konsol, maupun mesin arcade. Gaming center ini bisa dikunjungi oleh siapa saja yang ingin bermain game secara individu atau bersama teman-teman. Beberapa gaming center juga sering digunakan sebagai lokasi turnamen game atau esports.

